Cara Menjadi Lebih Kreatif dan Produktif

         “Duuuh mentok”

         “Stress nihh, ga dapet ide, padahal bentar lagi deadline.”

         Berkutat dengan pekerjaan padat dan rutinitas yang panjang, serta intensitas dan beban kerja yang cenderung meningkat setiap harinya, terkadang membuat otak Anda lelah dan jenuh. Kejenuhan ini akan berbahaya jika berlarut- larut. Ia menyebabkan turunnya tingkat produktivitas Anda ketika bekerja. Jika Anda biarkan tentu saja hal tersebut akan mengancam karir Anda.

Seperti halnya, seorang Desainer busana, ia tidak hanya perlu merancang busana dengan ide-ide yang genuine. Tetapi ia juga harus memiliki strategi untuk mempertahankan eksistensi produknya. Dengan apa? Misalnya dengan mengikuti kompetisi, selalu meng-update berita mode terbaru, bergaul dengan customernya, memahami apa yang diinginkan pasar, membuat fashion show, melihat pameran busana atau bahkan mengunjungi museum tekstil untuk menambah referensinya.

Menjadi produktif adalah impian bagi hampir setiap orang. Utamanya bagi para pekerja seperti karyawan dan Manager. Mereka dituntut untuk selalu memberikan hasil kerja yang prima setiap harinya. Tentu ada saat di mana mereka mengalami penurunan dalam produksinya. Di sisi lain, mereka harus selalu perform dalam kerjanya guna memenuhi produksi perusahaan. Seorang penulis misalnya, menulis adalah pekerjaan yang cukup membutuhkan kreativitas tinggi. Lihat saja, berapa ratus penulis hebat di Indonesia? Berapa banyak pesaing dengan tema tulisan yang sama? Maka teknik menulis, penggunaan bahasa yang luwes dan mudah dipahami, mengamati pasar pembacanya, bergaul dengan komunitas pembaca, mengasah emosi demi penggunaan kata dan kalimat yang tepat. Semakin kaya referensinya, semakin kental gairahnya, semakin kuat tulisannya di benak pembaca. Benang merahnya adalah kreativitas. Kembali pada tugas karyawan dan Manager, tuntutan kerja yang tidak pernah absen di meja kantor didorong dengan kompetitor yang semakin menunjukan daya saingnya, membuat kreativitas Anda semakin teruji.

Lalu bagaimana kreativitas dapat memperngaruhi produktivitas? Seperti halnya contoh Desainer dan Penulis di atas. Ternyata beberapa survey menunjukkan, ketika orang yang kreatif melihat tantangan dan perkembangan yang sedang terjadi dalam masyarakat, mereka mampu membaca pola terjadi. Rasa keingintahuannya amat tinggi, mereka aware dengan teknologi baru, kebutuhan pasar, industri, serta kompetitor atau pesaingnya. Mereka mampu mengevaluasi, merevisi, dan merumuskan rencana dan aksi.

Orang yang kreatif adalah orang yang cepat bertindak. Kenapa? Karena responsnya dalam menangkap peluang lancar dan banyak. Kemauannya mencoba ide-ide baru, bereksperimen membuatnya terus berusaha untuk menghasilkan sesuatu. Biasanya mereka mendiskusikan ide dan strategi kepada tim untuk membuat rencana lebih matang.

Jadi apakah Anda sudah menyadarinya? Mengapa berpikir kreatif penting untuk produktivitas? Mereka yang selalu mencoba dan mencari-cari jalan keluar di setiap pekerjaannya akan menghasilkan sesuatu yang tentu lebih unggul di banding yang lain. Anda perlu terus mencari tahu. Bagaimana cara agar kreativitas Anda datang dengan mudah. Kreativitas seseorang dapat tumbuh apabila ia bertemu banyak orang, melakukan hal-hal yang tidak biasa, mengunjungi tempat baru, mencoba jenis makanan baru, melakukan diskusi dengan orang yang di luar komuntiasnya. Berpikir rileks juga akan membuat pikiran Anda lebih santai, sehingga ide akan mengalir. Berpikir lebih terbuka terhadap saran dan kritik juga akan sangat mebantu Anda untuk meningkatkan produktivitas kerja. Kita tahu, Persaingan dalam dunia kerja memang tidak dapat dihindari. Sehingga yang dapat Anda lakukan adalah tetap fokus pada kemampuan Anda, mencari ide-ide baru, dan berikan yang terbaik bagi pekerjaan Anda.

“Manusia hanyalah produk dari pemikirannya, ia menjadi apa yang ada dipikirkannya” -Mahatma Gandhi-


3 Maret 2015

Detty Oktavina K

128074  man-glasses-suit-and-briefcase-creative-bright-colors-clouds-city p